pada tanggal
cerpen
kata-kata
pemula
poetry
puisi
sastra
Selamat Pagi
Soreku
Surat Izin Mencintai
tulisan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Rumah Usang
280424
Aku melipat jemari-jemariku dalam lembaran buku usang di rumah eyang
Mencari potret lucu dalam lembaran usang
Di sana ternyata potret remaja tengil terpajang
Berdiri tegak menantang
Ia tak bergelut amarah serta gertak kerut di ujung mata
Ia suci dalam senyum yang merekah
Disender kasih ayah ibunya
Kami pikir ia adalah rumah usang dimakan masa
Lantas mengapa telah berdiri rumah usang tak berwarna?
Apa ini tentang tuntutan senyuman di wajah kami yang sama sekali tiada jenaka?
Dipeluk hangat Ibundah ia tak pernah menjadi usang
Tapi, sekarang ia adalah reruntuhan puing hancur tak berpegang
Komentar
Posting Komentar